Pengungsi Mandiri Nangahale Sikka, Lansia Meninggal di Tengah Keterbatasan Penanganan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang pengungsi mandiri di Nangahale, Sikka, NTT, bernama Usman (67 tahun) meninggal karena komplikasi sakit di antara 393 keluah (1.551 jiwa) yang bertahan di tiga posko pengungsian mandiri. Kondisi terbuka dan fasilitas terbatas membuat kebutuhan kesehatan mendesak, namun belum ada bantuan langsung dari pemerintah. Selain Usman, seorang warga lainnya, Hasmida, mengalami gigitan ular dan dirujuk ke RSUD TC Hillers Maumere. Kematian Usman dan insiden gigitan ular menambah kekhawatiran keselamatan warga di pengungsian mandiri yang terpencil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.13
FOTO: Korban Meninggal Gempa NTT Tembus 71 Orang
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.15
Update Gempa Flores: 71 Korban Meninggal, 59.647 Orang Pengungsi
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 05.00
Ribuan Gempa Susulan dan Kecemasan Warga NTT yang Belum Usai
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 18.30
Bergerak Sejak Hari Pertama, TNI Sudah Kerahkan 4.477 Prajurit dan 27 Alutsista untuk Bantu Penanggu
Berita terkait
RS Lapangan di NTT Dibangun Hanya 30 Jam
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 17.05
Korban Gempa Flores di Desa Terpencil Menanti Bantuan, Warga Bertahan dengan Swadaya
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 12.25
Kemenkes Siapkan RS Lapangan di Ruteng, NTT Dilengkapi Ruang Operasi
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 08.36
Gempa NTT M 7,7: Barang Kolong Terdampak Parah, 1.400 Warga Mengungsi
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 05.20