Pengurus APTIKOM Jatim Minta Kepemimpinan Baru Perkuat Wilayah dan Pemerataan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menjelang pergantian kepemimpinan Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM), perhatian mulai tertuju pada arah organisasi untuk periode 2026–2030. Ketua APTIKOM Jawa Timur Yoyon Arie Budi Suprio menilai Musyawarah Nasional (Munas) APTIKOM VII di Yogyakarta sebagai momentum penting untuk memperkuat konsolidasi perguruan tinggi informatika dan komputer di seluruh Indonesia. Menurutnya, Munas tidak hanya menjadi forum regenerasi kepemimpinan, tetapi juga kesempatan untuk mempertegas komitmen pemerataan kualitas pendidikan tinggi di bidang teknologi informasi hingga ke daerah.
Munas APTIKOM VII secara resmi akan menetapkan Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal terpilih untuk periode 2026–2030. Yoyon mengharapkan kepemimpinan nasional yang baru mampu mengorkestrasi potensi akademisi, peneliti, dan praktisi teknologi informasi dari berbagai wilayah untuk menghadapi tantangan kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital secara serentak.
Selain itu, Yoyon juga berharap kepengurusan baru memberikan perhatian lebih besar pada penguatan organisasi dan ekosistem APTIKOM di tingkat wilayah. Ia menekankan pentingnya memberi ruang kepada pengurus wilayah untuk menyusun program berdasarkan potensi daerah masing-masing, termasuk melalui pendampingan akreditasi dan pengembangan kapasitas.
Bagikan
Berita terkait
Perluas Akses Digital, Indonesia-Rusia Tingkatkan Kolaborasi Satelit dan AI
JawaPos · 25 September 2026 pukul 07.16
Perkuat Transformasi Digital, RI-Rusia Jajaki Teknologi Satelit dan AI
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 20.30
Komdigi Jajaki Kerja Sama Satelit dan AI dengan Rusia
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 17.55
Tantangan dan Kesiapan SDM Menuju Transformasi Digital di Indonesia
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 08.00