Pengusaha Bongkar Alasan Hotel Padat-Ramai Warga RI Check in
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) melaporkan tingkat okupansi hotel pada kuartal II-2026 membaik dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini terutama didorong oleh libur sekolah yang meningkatkan aktivitas wisata domestik. Sekretaris Jenderal PHRI Maulana Yusran menyebutkan, saat libur sekolah, sejumlah daerah tujuan wisata mencatat lonjakan hunian hotel sekitar 20-30% dibandingkan okupansi reguler.
Data April-Mei 2026 menunjukkan okupansi hotel tumbuh sekitar 2% dibandingkan tahun 2025. Pada Juni, pertumbuhan diperkirakan lebih tinggi karena mendapat dorongan tambahan dari musim liburan sekolah. PHRI memperkirakan kinerja kuartal II-2026 akan lebih baik daripada tahun lalu, meskipun data resmi belum dirilis.
Peningkatan okupansi ini bersifat musiman. Kuartal I-2026 terbantu oleh libur Lebaran, sedangkan kuartal II-2026 terbantu oleh libur sekolah yang menjadi pendorong utama meningkatnya permintaan kamar hotel.
Bagikan
Berita terkait
Pariwisata Dubai 2026 Tumbuh Pesat, Okupansi Hotel Capai 66 Persen
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 09.42
Okupansi Hotel Melonjak, Kebumen Fest 2026 Hidupkan Ekonomi Daerah
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.27
Gempa Besar Datang Tiba-Tiba Guncang NTT, Kapan Pariwisata Pulih?
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 18.20
Hotel Berbintang Banjir Tamu, Okupansi Tembus 80 Persen, Sanur Tertinggi
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 11.41