Pengusaha Hotel Ngaku Belum Berani Rekrut Karyawan Baru, Kenapa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengungkapkan bahwa pelaku industri perhotelan dan restoran masih enggan merekrut karyawan baru meskipun okupansi hotel mulai membaik pada semester I-2026, terutama saat libur sekolah. Namun, peningkatan ini bersifat musiman dan belum mencerminkan pemulihan menyeluruh, sehingga permintaan belum cukup kuat untuk ekspansi tenaga kerja. Sekretaris Jenderal PHRI Maulana Yusran menjelaskan bahwa fokus utama adalah efisiensi di tengah biaya operasional yang terus naik, termasuk biaya energi, tenaga kerja, dan perizinan. Selain itu, aktivitas MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition) belum normal akibat efisiensi anggaran pemerintah. Tantangan ini diperkirakan berlanjut hingga paruh kedua 2026, dengan risiko biaya perjalanan meningkat karena ketidakpastian geopolitik global. PHRI mencatat bahwa industri masih sangat bergantung pada aktivitas korporasi yang belum pulih, sehingga pelaku usaha memprioritaskan bertahan daripada menambah karyawan.
Bagikan
Berita terkait
Pariwisata Dubai 2026 Tumbuh Pesat, Okupansi Hotel Capai 66 Persen
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 09.42
Industri Pariwisata Tumbuh Positif Semester I 2026, Wisman Tembus 7,45 Juta Kunjungan
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 13.45
Perusahaan Manufaktur Mulai Rekrut Karyawan Lagi di Juli 2026
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 13.15
Sarmuji Kasih Sinyal Kemenperin Bakal di Bawah Koordinasi Bahlil
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 13.24