Pengusaha Hotel Ngaku Belum Berani Rekrut Karyawan Baru, Kenapa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengungkapkan bahwa pelaku industri perhotelan dan restoran masih enggan merekrut karyawan baru meskipun okupansi hotel mulai membaik pada semester I-2026, terutama saat libur sekolah. Namun, peningkatan ini bersifat musiman dan belum mencerminkan pemulihan menyeluruh, sehingga permintaan belum cukup kuat untuk ekspansi tenaga kerja. Sekretaris Jenderal PHRI Maulana Yusran menjelaskan bahwa fokus utama adalah efisiensi di tengah biaya operasional yang terus naik, termasuk biaya energi, tenaga kerja, dan perizinan. Selain itu, aktivitas MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition) belum normal akibat efisiensi anggaran pemerintah. Tantangan ini diperkirakan berlanjut hingga paruh kedua 2026, dengan risiko biaya perjalanan meningkat karena ketidakpastian geopolitik global. PHRI mencatat bahwa industri masih sangat bergantung pada aktivitas korporasi yang belum pulih, sehingga pelaku usaha memprioritaskan bertahan daripada menambah karyawan.
Bagikan
Berita terkait
Industri Pariwisata Tumbuh Positif Semester I 2026, Wisman Tembus 7,45 Juta Kunjungan
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 13.45
Perusahaan Manufaktur Mulai Rekrut Karyawan Lagi di Juli 2026
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 13.15
PSI Apresiasi Pidato Presiden Prabowo Soal Kesejahteraan Rakyat sebagai Tujuan Utama
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 18.38
Purbaya Beri Sinyal Tarik Pajak Baru Tahun Depan
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.00