Penjelasan Ahli Soal Kawah Anak Krakatau Mirip Telur Ceplok
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351748/original/056549200_1789713447-1001678228.jpg)
Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) Daryono menjelaskan fenomena kawah Anak Krakatau yang mirip telur ceplok. Fenomena ini muncul setelah video viral di akun Instagram @wxchasing. Menurut Daryono, tampilan kuning dan putih di dasar kawah disebabkan interaksi air menggenang dengan gas vulkanik, khususnya sulfur, serta batuan dan mineral hasil alterasi hidrotermal. Warna kuning di tengah berkaitan dengan sulfur dan material mineral, sementara warna putih di sekelilingnya adalah batuan yang terpengaruh fluida dan gas panas. Genangan air berada di bagian terendah kawah, dan proses kimia serta pengendapan mineral menciptakan kontras warna yang dari udara terlihat seperti telur ceplok. Daryono menegaskan fenomena ini adalah proses geokimia alami, bukan pertanda bahaya. Ia menjelaskan kondisi ini dapat berubah setelah erupsi akibat perubahan sistem hidrotermal dan suplai gas di dalam kawah.
Bagikan
Berita terkait
Diisukan meletus hebat, BRIN sebut Anak Krakatau masih fase inkubasi
ANTARA News · 14 September 2026 pukul 18.16
BRIN Temukan Kedalaman Dapur Magma Anak Krakatau hingga 26 Km
Detik.com · 14 September 2026 pukul 15.45
Badan Geologi Catat 4 Kali Aktivitas Gempa di Anak Krakatau hingga Siang Tadi
Detik.com · 11 September 2026 pukul 15.56
BMKG Luruskan Screenshot Komentar soal Anak Krakatau yang Ramai Dibahas
Detik.com · 11 September 2026 pukul 15.39