Penjelasan BMKG Sejauh Mana Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9288587/original/061784900_1783327073-1001433500.jpg)
Eruptif Anak Krakatau pada Jumat (4/9/2026) menghasilkan abu vulkanik yang menyebar ke beberapa wilayah Indonesia. BMKG menjelaskan ada dua klaster sebaran abu: klaster pertama sampai 15.000 ft ke arah SE-SW mencakup Banten, Jawa Barat, Lampung, Bengkulu, dan Samudra Hindia; klaster kedua sampai 50.000 ft ke arah WSW mencakup Samudra Hindia barat-daya Bengkulu, Lampung, dan Banten. Abu menyebar ke arah timur dan mendekati Jawa Tengah. Pemerintah daerah seperti Lampung, Jabodetabek, dan Banten menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan ribuan penerbangan dibatalkan. Tidak ada angka pasti berapa lama abu bertahan di udara, tergantung kekuatan erupsi, ukuran partikel, ketinggian kolom, dan kondisi angin. Partikel kecil di lapisan atas cukup mungkin bertahan berhari hari. Hujan dapat mengurangi sebaran abu, tetapi tidak efektif pada ketinggian di atas 45.000 ft.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 September 2026 pukul 12.06
Cerita Purbaya Tak Sadar Rumahnya Kena Abu Vulkanik
Detik.com · 7 September 2026 pukul 11.37
Abu Vulkanik Anak Krakatau Bergerak ke Barat Daya, Ini Penampakan dari Satelit
JawaPos · 7 September 2026 pukul 11.30
BMKG Pastikan Sebaran Abu Anak Krakatau Tak Lagi Mengarah ke Jakarta
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 12.35
5 Bandara Tutup Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Berita terkait
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Sukabumi, Warga Sebut Lantai Terasa Kasar
kumparan · 6 September 2026 pukul 09.25
Abu Anak Krakatau Sampai Jakarta, Warga Mengeluh Udara Lebih Sesak
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 09.02
DPR Berikan 7 Imbauan Soal Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 13.28
Purbaya Curhat Rumah Kena Abu Vulkanik: Bersih-bersih Kok Kotor Terus
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 13.21