Penyesuaian Transfer Daerah Idealnya Tidak Menimbukan Ekses Bagi Daerah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penyesuaian Transfer Daerah Khusus (TKD) dari pemerintah pusat ke daerah telah menimbulkan dampak negatif bagi ratusan Pemda. Banyak Pemda kesulitan membayar gaji pegawai dan membangun infrastruktur, sehingga memaksa mencari pinjaman. Diperkirakan 490 Pemda butuh tambahan anggaran untuk memenuhi kebutuhan operasional minimum. Total pemangkasan TKD pada 2025 mencapai Rp 50,59 triliun, dengan pemangkasan 20-24 persen pada 2026 sebesar Rp 171 triliun. DKI Jakarta mengalami pemangkasan TKD Rp 16 triliun, mengurangi APBD dari Rp 95,35 triliun menjadi Rp 81,32 triliun. Maluku Utara memohon pinjaman Rp 1 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur. Penyesuaian TKD dianggap terlalu ekstrim dan kalkulasinya belum akurat, menyebabkan tekanan pada keuangan daerah. Warga beberapa daerah menginisiatif memperbaiki infrastruktur secara swadaya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 20.33
LRT Kelapa Gading-Manggarai Beroperasi, Ketua DPRD DKI: Mempermudah Mobilitas Warga
Berita terkait
LRT Jakarta ke Dukuh Atas Butuh Rp 2,7 T, Pramono: Bisa dari Obligasi-Danantara
Detik.com · 16 September 2026 pukul 15.33
Investasi Jakarta Tembus Rp 173,6 Triliun hingga Triwulan II 2026
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 01.00
Pramono Mau Gandeng Swasta untuk Kubur Kabel Semrawut Jakarta
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 13.15
Perlintasan Sebidang di Pasar Minggu Akan Ditutup Usai Jalan Sejajar Rel Tuntas
Detik.com · 14 September 2026 pukul 11.49