Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Perang Dagang AS-Kanada Merambah hingga ke Kamar Mandi dan Dapur

Perang dagang antara Amerika Serikat dan Kanada kini telah mempengaruhi produk kebutuhan sehari-hari seperti tisu toilet, tisu wajah, dan tisu dapur. Setelah perundingan dagang gagal mencapai kesepakatan, Presiden AS Donald Trump menerapkan tarif 50% atas impor Kanada senilai USD20 miliar, meliputi anggur, semen, kayu lapis, dan pakaian. Sebagai tanggapan, Perdana Menteri Kanada Mark Carney menjanjikan balasan setara dan mengumumkan bea masuk hingga 50% terhadap sekitar 700 produk AS.

Produk kertas menjadi salah satu sektor paling terdampak. Kanada mengenakan bea masuk 25% untuk tisu toilet dan tisu wajah, sementara tisu dapur dan serbet dikenai tarif 50%. Selain itu, bubur kayu kimia yang digunakan dalam produksi barang-barang tersebut juga dikenai tarif 50%. Tarif ini diperkirakan akan meningkatkan harga barang-barang konsumsi di pasaran.

Dampak dari perang dagang ini diharapkan akan terasa langsung pada konsumen biasa, terutama di Amerika Serikat yang banyak bergantung pada impor Kanada untuk kebutuhan rumah tangga. Sementara itu, kedua negara terus saling menuduh melakukan perubahan mendadak terhadap rancangan kesepakatan komprehensif, menjadikan solusi diplomasi semakin sulit.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait