Perang Yaman Berkecamuk! Pemberontak Houthi dan Pasukan Pro-Saudi Berebut Sanaa dan Laut Merah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Konflik di Yaman kembali memanas dengan pertempuran sengit antara pemerintah yang diakui internasional dan pemberontak Houthi, menandai eskalasi terbesar sejak gencatan senjata PBB tahun 2022. Pertempuran terpusat di provinsi Taiz, al-Bayda, dan al-Jawf sebagai jalur menuju ibu kota Sanaa. Pemerintah Yaman berupaya merebut kembali kendali nasional setelah sebelumnya berhasil mengonsolidasi kekuatan di wilayah selatan.
Selain perebutan wilayah darat, kedua pihak bersaing memperebutkan kendali atas Selat Bab al-Mandeb di Laut Merah, jalur vital pasokan minyak dan gas dunia. Houthi terus melakukan serangan terhadap kapal-kapal di kawasan tersebut sejak 2023. Meski pasukan pemerintah kini memiliki sumber daya yang lebih kuat, analis memperingatkan bahwa perang ini kemungkinan akan berlangsung lama karena ketangguhan militer Houthi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 23.38
Konflik Saudi-Houthi Meningkat, Setiap Hari 1.400 Orang Yaman Mengungsi
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 13.22
PBB Kecam Serangan Antek Iran yang Menewaskan Warga Sipil Arab Saudi
Detik.com · 9 September 2026 pukul 09.52
Arab Saudi Ancam Konsekuensi Besar Usai Serangan Houthi
Berita terkait
Bentrokan Sengit Houthi vs Pasukan Yaman Berlanjut, 300 Orang Tewas
Detik.com · 7 September 2026 pukul 12.42
Bentrokan Sengit Houthi dan Pasukan Yaman, 81 Orang Tewas
Detik.com · 4 September 2026 pukul 17.44
Akankah Houthi Seret Yaman ke Pusaran Konflik Timur Tengah?
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 16.22
IRGC Sebut Arab Saudi Tak akan Mampu Bendung Kelompok Houthi Yaman
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 20.28