Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Perempuan Pesisir Batam Dokumentasikan Mangrove lewat Herbarium

Sekelompok perempuan pesisir di Kampung Tua Bakau Serip, Batam, mendokumentasikan pengetahuan lokal tentang mangrove dalam satu set herbarium berisi 12 spesies. Program ini dilaksanakan dari Juni hingga Agustus 2026 oleh tim Universitas Internasional Batam (UIB) di kawasan Ekowisata Mangrove Pandang Tak Jemu. Sebelumnya, pengetahuan tentang jenis mangrove hanya berpindah secara lisan tanpa catatan tertulis.

Proses dokumentasi melibatkan pelatihan teknik pengambilan spesimen, pengeringan, dan pemberian label ilmiah. Selain herbarium fisik, para peserta menggunakan aplikasi digital iNaturalist untuk mengunggah 50 observasi yang mencakup 25 takson mangrove dan biota pesisir. Hasil tes menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari rata-rata 73 menjadi 93. Output lainnya termasuk poster edukasi, papan informasi, dan rancangan paket wisata edukasi yang menggabungkan susur mangrove dan penanaman bakau.

Meskipun kawasan ekowisata menghadapi tantangan ekonomi dengan kunjungan 30 hingga 40 orang per bulan dan harga tiket Rp10.000-Rp30.000, dokumentasi ini diharapkan meningkatkan daya tarik dan edukasi bagi pengunjung.

Berita terkait