Perkuat Daya Saing Kopi, KAPPI & BI Sepakat Kolaborasi Strategis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Yayasan Pendidikan Pengembangan Perkopian Indonesia (KAPPI) dan Bank Indonesia (BI) sepakat berkolaborasi dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta Convention Center. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat ekosistem kopi nasional secara menyeluruh, mulai dari peningkatan kapasitas hulu, pemberdayaan ekonomi petani, hingga akselerasi akses pasar ekspor bagi UMKM. Dalam kesempatan ini, KAPPI bersama mitra strategisnya, PT Sumber Kurnia Alam (PT SKA), mendampingi 204 UMKM kopi binaan BI di berbagai kawasan sentra kopi. Pendampingan meliputi penjaminan standar mutu, konsistensi pasokan, dan kurasi ketat agar wirausaha lokal siap menembus pasar internasional. Pada sesi Business Matching 21-22 Agustus 2026, KAPPI dan PT SKA mempertemukan 14 UMKM kopi binaan BI terpilih dengan para pelaku industri global, berhasil mencatatkan potensi transaksi ekspor hingga Rp 15,3 miliar. Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi untuk melipatgandakan dampak ekonomi, dengan hasil yang terukur melalui peningkatan kualitas produk, perluasan jangkauan ekspor, dan manfaat ekonomi yang dirasakan petani dan daerah asal kopi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 15.50
Video: Transaksi QRIS Hingga Rp 500 Ribu Gratis, Apa Kata Acquirer?
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 13.34
Upaya UMKM Tembus Pasar Ekspor lewat Akses Resiprokal
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 13.34
Upaya UMKM Tembus Pasar Tailan lewat Akses Resiprokal
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 13.00
BI Fasilitasi Business Matching UMKM Capai Rp285 Miliar hingga Juli 2026
Berita terkait
KKI 2026 Angkat Potensi Wastra dan Kerajinan Daerah ke Pasar Global
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 19.49
Kopi Asal Kabupaten Bandung Barat Tembus Ekspor ke Eropa Senilai US$250 Ribu
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 12.20
Hilirisasi Sawit Buka Jalan UMKM RI Naik Kelas ke Pasar Global
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 09.31
Bank Indonesia Dorong UMKM Manfaatkan Limbah Jadi Peluang Ekonomi Sirkular
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 09.08