Perkuat DTSEN, Kemendukbangga Perbarui Data 74,1 Juta Keluarga di Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) terus memperkuat pemutakhiran data keluarga nasional untuk menyempurnakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). DTSEN dibangun melalui integrasi tiga basis data utama: Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), yang secara berkala disinkronkan dengan data kependudukan Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. Hasil Pendataan Keluarga (PK) 2025 mencakup 74,1 juta keluarga dan 239,8 juta individu, dengan variabel mulai dari kependudukan hingga pembangunan keluarga. Pemutakhiran dilakukan secara berkelanjutan melalui pencatatan mutasi, perbaikan data, dan pendataan keluarga baru. Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Budi Setiyono menekankan komitmen integrasi sumber data untuk memastikan kebijakan pemerintah menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Hasil akhir pemutakhiran DTSEN akan mengelompokkan keluarga ke dalam 10 kelompok tingkat kesejahteraan atau desil, yang posisinya bersifat dinamis berdasarkan karakteristik sosial dan ekonomi. Data ini menjadi fondasi penting dalam merancang dan menyalurkan program pembangunan serta perlindungan sosial yang tepat sasaran.
Bagikan
Berita terkait
Ilmuwan Temukan Rumus Matematika untuk Melihat Peluang Hubungan Cinta yang Awet
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 23.59
15 Tips Menghilangkan Bekas Oli di Tangan
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 23.59
PM Singapura Akan Sumbangkan Seluruh Kenaikan Gaji Selama 5 Tahun
Detik.com · 8 September 2026 pukul 23.58
Ramalan Shio Tikus, Kerbau, Macan dan Kelinci Rabu, 9 September 2026
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 23.50