Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Perkuat Ekosistem Pembiayaan dan Pemberdayaan Keluarga Prasejahtera

Lima tahun setelah pendirian Holding Ultra Mikro, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memperkuat perannya dalam membuka akses keuangan dan pemberdayaan masyarakat prasejahtera. Melalui program Mekaar, PNM mendampingi perempuan ultra mikro, dengan 2,35 juta nasabah naik kelas hingga Juni 2026 melalui sinergi dengan BRI dan Pegadaian. Group CEO BRI Hery Gunardi menekankan integrasi tiga entitas—BRI, Pegadaian, dan PNM—yang masing-masing memiliki kekuatan dalam jaringan UMKM, pembiayaan berbasis gadai, dan pemberdayaan kelompok ultra mikro.

PNM tidak hanya menyediakan pembiayaan, tetapi juga pendampingan agar nasabah mampu mengelola usaha, meningkatkan pendapatan, dan mencapai kemandirian ekonomi. Direktur Utama PNM Kindaris menjelaskan bahwa setiap nasabah memiliki perjalanan berbeda, mulai dari pelaku baru hingga yang siap naik kelas, sehingga pendampingan disesuaikan dengan tahapan kebutuhan mereka. Produk keuangan dari BRI dan Pegadaian, seperti Simpedes UMi dan tabungan emas, semakin memperkuat aktivitas ekonomi nasabah.

World Bank Global Findex Database 2025 mencatat 79 persen orang dewasa memiliki akun keuangan, namun hanya 56 persen memiliki dana darurat. Mayoritas merchant meningkatkan pendapatan setelah memperoleh modal. Pada 2026, akses keuangan semakin ditingkatkan dengan aplikasi mini ATM 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait