Perkuat Kolaborasi Koalisi lewat Pembahasan Undang-Undang Pemilu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DPP Partai Golkar mengadakan pertemuan silaturahmi dengan DPP PKS, menegaskan komitmen mempererat komunikasi dan memperkuat koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran. Bahlil Lahadalia menyatakan PKS memiliki posisi penting dalam koalisi, sementara Al Muzammil Yusuf mengakui keberadaan PKS sebagai langkah strategis berdasarkan kesamaan visi. Kedua partai bersepakat memperkokoh kolaborasi di sektor energi, UMKM, serta pembelaan kemerdekaan Palestina. Pertemuan juga membahas RUU Pemilu untuk mewujudkan sistem pemilu yang mencerminkan suara rakyat dengan calon yang berkualitas. Mahkamah Konstitusi menolak gugatan batas usia calon anggota KPU dan Bawaslu.
Bagikan
Berita terkait
Bahlil: Golkar Tak Terbiasa di Oposisi, Kita Betul-betul Berkarya
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 00.12
Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan DPR Berganti, Ini Sosoknya
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 13.30
Respons Rosan usai Suahasil Jadi Menkeu: Bawa Angin Positif
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 21.40
Dua Kali Ganti Menkeu dalam 2 Tahun, Prabowo Samai Era Gus Dur Miliki 3 Bendahara Negara
JawaPos · 14 September 2026 pukul 21.30