Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Perkuat Sinergi Pendidikan & Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah

Forum Komunikasi Ketua Program Studi Teknik Pertambangan Seluruh Indonesia (FORKOPINDO) dan Workshop Mata Kuliah (WMK) ke-XII diselenggarakan pada 4-9 September 2026 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan dengan tema 'Transformasi Pendidikan Pertambangan: Menjawab Tantangan Ketahanan Energi dan Pengembangan Industri Nasional'. Perkumpulan ini diikuti oleh 122 peserta dari 46 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, termasuk perwakilan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) yang diwakili Principal Geotechnical, Anas Abdul Latif. Diskusi berfokus pada pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha untuk menjaga relevansi pendidikan pertambangan dengan kondisi industri. Rudy Sayoga Gautama, Dewan Pembina Forkopindo, menekankan peran strategis forum ini dalam menyiapkan SDM profesional untuk masa depan pertambangan Indonesia. Dalam presentasinya, Anas Abdul Latif membagikan pengalaman NHM dalam pengelolaan tambang bawah tanah, mulai dari discovery outcrop di Gosowong, Toguraci, dan Kencana hingga karakterteristik operasionalnya. Kehadiran NHM bertujuan memberikan gambaran langsung dari lapangan serta membuka dialog tentang kompetensi yang dibutuhkan di industri dan pengembangan kurikulum di perguruan tinggi.

Berita terkait