Perkuat Sinergi Pendidikan & Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Forum Komunikasi Ketua Program Studi Teknik Pertambangan Seluruh Indonesia (FORKOPINDO) dan Workshop Mata Kuliah (WMK) ke-XII diselenggarakan pada 4-9 September 2026 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan dengan tema 'Transformasi Pendidikan Pertambangan: Menjawab Tantangan Ketahanan Energi dan Pengembangan Industri Nasional'. Perkumpulan ini diikuti oleh 122 peserta dari 46 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, termasuk perwakilan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) yang diwakili Principal Geotechnical, Anas Abdul Latif. Diskusi berfokus pada pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha untuk menjaga relevansi pendidikan pertambangan dengan kondisi industri. Rudy Sayoga Gautama, Dewan Pembina Forkopindo, menekankan peran strategis forum ini dalam menyiapkan SDM profesional untuk masa depan pertambangan Indonesia. Dalam presentasinya, Anas Abdul Latif membagikan pengalaman NHM dalam pengelolaan tambang bawah tanah, mulai dari discovery outcrop di Gosowong, Toguraci, dan Kencana hingga karakterteristik operasionalnya. Kehadiran NHM bertujuan memberikan gambaran langsung dari lapangan serta membuka dialog tentang kompetensi yang dibutuhkan di industri dan pengembangan kurikulum di perguruan tinggi.
Bagikan
Berita terkait
NHM Dukung Mobilitas Generasi Muda Halut, Fasilitasi Siswa SMKN 3 & SMAN 4 ke Sofifi
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 21.47
NHM Fasilitasi 78 Pelajar Halmahera Utara ke Sofifi untuk Prakerin dan Sepak Bola
VOI · 10 September 2026 pukul 21.15
Tanam Mangrove di Kawasan Ekosistem, NHM Raih Anugerah Ekonomi Hijau
Detik.com · 9 September 2026 pukul 16.18
Jaga Lingkungan, Perkuat K3, Komitmen NHM melalui Standar ISO SML dan SMK3L
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 15.30