Perkuat Tata Kelola, Askrindo Bukukan Laba 328 Persen di Atas Target
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) membukukan laba setelah pajak konsolidasi sebesar Rp1,69 triliun sepanjang 2025, melampaui target hingga 328 persen. Kinerja ini ditopang oleh strategi bisnis adaptif dan pengelolaan risiko prudent di tengah dinamika industri asuransi. Pertumbuhan pendapatan premi dan profitabilitas terjadi di berbagai lini usaha, dengan total aset perusahaan mencapai Rp31 triliun.
Direktur Utama Askrindo M. Fankar Umran menjelaskan capaian tersebut merupakan hasil transformasi berkelanjutan, penerapan strategi bisnis prudent, dan fokus pada kualitas portofolio. Perusahaan terus memperkuat tiga pilar bisnis, yaitu dukungan terhadap UMKM, Proyek Strategis Nasional (PSN), dan perluasan asuransi mikro.
Dari sisi tata kelola, Askrindo meningkatkan Governance, Risk & Compliance (GRC), menurunkan profil risiko, serta menerapkan budaya sadar risiko di seluruh organisasi. Implementasi PSAK 117 pada laporan keuangan juga dilakukan untuk memperkuat transparansi dan keselarasan dengan praktik internasional.
Bagikan
Berita terkait
Literasi Keuangan Generasi Muda Diperkuat dan Hubungan dengan Mitra Dipererat
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 22.59
Peringati Hari Pelanggan Nasional 2026, Askrindo Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda dan Pererat Hubungan dengan Mitra
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 22.27
Askrindo dukung 512 proyek nasional dengan total Rp261,9 triliun
ANTARA News · 26 Agustus 2026 pukul 12.03
Askrindo Gandeng Pemkot Palopo, Perkuat Sinergi Penjaminan dan Asuransi Umum
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 13.48