Permukaan Sungai Musi Mulai Surut, Tolong, Gunakan Air Secara Bijak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perumda Tirta Musi Palembang meningkatkan langkah antisipasi menghadapi kemarau ekstrem di Sumatera Selatan untuk memastikan pasokan air bersih masyarakat tetap terpenuhi. Perusahaan menyiapkan armada mobil tangki untuk wilayah yang mulai mengalami kekeringan, sambil memastikan distribusi air ke pelanggan berjalan normal. Direktur Teknik M Azharuddin menyatakan, hingga Juli 2026 produksi air baku dari delapan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) stabil di angka 5.500 liter per detik. Tidak ada pengurangan kapasitas produksi maupun pemotongan jam distribusi, meski permukaan Sungai Musi mulai surut akibat kemarau.
Kestabilan produksi merupakan hasil pembenahan sistem pengambilan air baku sejak 2019. Perumda telah menerapkan sistem pompa langsung (direct pumping) di Intake Karang Anyar dan Intake Ogan, sehingga pengambilan air tetap optimal meski debit saluran menyusut. Selain kuantitas, perusahaan terus memantau kualitas air baku. Pada musim kemarau, tingkat kekeruhan air Sungai Musi menurun, namun pH cenderung turun. Masyarakat diminta menggunakan air secara bijak.
Bagikan
Berita terkait
Kali Angke Tercampur Air Laut, Air Bersih PAM Jaya untuk 10 Kalurahan Terganggu
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 17.38
DPRD DKI Jakarta Dorong Desalinasi Atasi Kekeringan
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.29
Jangan Bingung Kalau Air Mati! Segera Lapor ke Jakarta Siaga 112 untuk Dapat Bantuan Air Bersih
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 11.45
Pemkot Jaksel salurkan air gratis bagi warga terdampak musim kemarau
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 17.47