Jakarta · Minggu, 30 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Personel Polri-TNI Guyur Karhutla Pangkalan Kerinci Via Darat dan Udara

Memasuki hari ketujuh, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Terusan, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan masih aktif dibunuh api. Tim gabungan Polri, TNI, BPBD, Damkar, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang dipimpin oleh Kompol Akhmad Z Rofiqi menggunakan strategi penyekatan dan pendinginan di ujung lahan untuk mencegah api menyebar ke permukiran dan perkebunan. Upaya ini dilengkapi dengan water bombing dari helikopter dan drone surveillance untuk memantau titik api dari udara.

Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 642,3 hektare dengan lahan gambut tebal sebagai faktor utama. Petugas menghadapi tantangan seperti krisis air akibat musim kemarau, akses sulit, dan angin kencang yang mempercepat penyebaran api dari utara ke selatan. Untuk mengatasi ini, 287 personel gabungan diterjunkan di darat, didukung oleh 1 unit heli water bombing, 1 drone, 6 unit alat berat, 18 mesin mini striker, dan peralatan pompa air lainnya.

Di samping pemadaman, tim juga fokus pada pembuatan sekat kanal dan embung darurat sebagai pembatas alami dan penampung air cadangan. Bupati Pelalawan dan Kapolsek Pangkalan Kerinci koordinasi dengan BPBD Provinsi Riau untuk meminta tambahan helikopter water bombing. Kepolisian juga melakukan penyelidikan untuk menentukan penyebab kebakaran. Situasi pemadaman masih berlangsung dalam kondisi aman dan terkendali.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait