Pertamina Kolaborasi Pengolahan Sampah Menjadi Hidrogen Rendah Karbon
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menandatangani Kesepakatan Bersama untuk mengolah sampah menjadi hidrogen rendah karbon, biomethane, dan biofuel. Kolaborasi ini bertujuan membangun ekosistem energi bersih dan mengatasi masalah sampah di Jawa Barat, dengan fokus pemanfaatan methane dari TPA Sarimukti untuk menghasilkan biogas yang diubah menjadi hidrogen.
Proyek ini melibatkan Subholding Pertamina New & Renewable Energy dan Pertamina Gas, serta mitra internasional seperti Hyundai dari Korea Selatan. Selain itu, dilakukan groundbreaking Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Legok Nangka, yang akan mengolah 2.000 ton sampah per hari menjadi listrik 40 MW. Fasilitas ini diharapkan beroperasi pada 2029, menyerap 1.500 tenaga kerja, dan mendukung pengembangan hidrogen serta biomethane.
Dukungan ditegaskan oleh Wakil Menteri ESDM dan Gubernur Jawa Barat, yang menyebut proyek ini sebagai langkah percepatan energi bersih dan penerapan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan sampah secara optimal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 20.33
Kolaborasi Pertamina Olah Sampah di Jabar Jadi Hidrogen Rendah Karbon
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 21.45
Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Bersih Lewat Pengolahan Sampah
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 12.41
Jaga Pasokan Energi, Pertamina Perkuat Keandalan Operasi di Jawa Bagian Barat
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 22.07
Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Bersih Lewat Kolaborasi Pengolahan Sampah Menjadi Hidrogen Rendah Karbon
Berita terkait
Pertama di RI, Pertamina EP Sulap Gas Kotor CO2 Jatibarang Jadi Energi Bersih
Detik.com · 23 September 2026 pukul 13.44
Pertamina dan Jababeka Lanjutkan Kolaborasi Wujudkan Net Zero Emission
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 11.12
Energi Bersih di Balik Secangkir Kopi: Saat Local Hero Racik Masa Depan Ulubelu
kumparan · 12 September 2026 pukul 11.19
Lahan Kosong di Depok Kebakaran, Diduga Dipicu Warga Bakar Sampah
Detik.com · 9 September 2026 pukul 22.20