Pertamina Minta Harga Fame Untuk B50 Jadi Satu Harga, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina Patra Niaga meminta pemerintah menetapkan satu harga atau tarif tertimbang tunggal untuk Fatty Acid Methyl Ester (FAME) yang digunakan dalam program B50. Permintaan ini dilatarbelakangi kebutuhan FAME yang besar karena Pertamina Patra Niaga merupakan salah sati pemasok Biosolar terbesar di Indonesia. Direktur Utama Mars Ega Legowo Putra menjelaskan bahwa sumber pasokan FAME tersebar di berbagai wilayah, sehingga biaya distribusi menjadi tantangan. Sebagai contoh, FAME dari Sumatera harus didistribusikan ke wilayah seperti Sulawesi dan Kalimantan. Pertamina bersama Kementerian ESDM dan Ditjen EBTKE tengah mencari solusi agar perlakuan harga FAME yang setara bagi seluruh badan usaha yang mendistribusikan dan memasarkan B50. Pihak Pertamina menyampaikan bahwa pemerintah telah menyampaikan dukungan atas usulan satu tarif tersebut, namun masih dalam proses penyelesaian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 05.45
Pertamina Sebut Konsumsi Biosolar Subsidi Naik akibat Beda Harga
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 17.30
6.050 SPBU Pertamina Sudah Distribusikan B50
kumparan · 8 September 2026 pukul 16.57
Implementasi B50 Capai 94% hingga Awal September, Tersalurkan 3,4 Juta Kiloliter
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 12.37
Antrean Ketapang Ganggu Distribusi BBM, Pertamina Siapkan Alih Suplai dari Surabaya
Berita terkait
120 Terminal BBM Sudah Salurkan BBM Baru RI B50
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 16.45
24 Jam Siaga, Kapal Transko Dara 3218 Jaga Distribusi Energi dari RU Balongan
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.22
Skema Distribusi Alternatif Disiapkan untuk Jaga Pasokan Energi di NTT
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 10.59
Panggil Dirut Pertamina, Prabowo Minta Kurangi Layer Anak-Cucu Usaha
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 09.15