Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Pertamina Patra Niaga Manfaatkan PLTS dan PLTB untuk Irigasi Pertanian di Cilacap

PT Pertamina Patra Niaga meluncurkan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Masyarakat Pengelola Pertanian Berkelanjutan (MAPAN) di Kelurahan Kalijaran, Cilacap, Jawa Tengah, yang menggabungkan energi baru terbarukan (EBT) dengan pengembangan pertanian berkelanjutan. Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat dengan menjawab tantangan seperti keterbatasan irigasi, minimnya modernisasi pertanian, dan dampak perubahan iklim.

Inovasi utama program ini adalah sistem irigasi berbasis energi hibrida yang menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dengan total kapasitas 15.250 watt peak (Wp). Sistem ini mampu menyalurkan air irigasi rata-rata 150.000 liter per hari, mendukung irigasi persawahan dan hortikultura. Dengan menggunakan energi terbarukan, program ini juga mengurangi emisi karbon setara CO2 sebesar 2.860 kilogram per tahun dan menghemat biaya penggunaan pompa diesel hingga Rp9 juta selama dua siklus tanam.

Program MAPAN menerapkan konsep integrasi pertanian dari hulu hingga hilir, mulai dari produksi padi, pengolahan gabah menjadi beras, hingga pemanfaatan dedak sebagai pakan dan pupuk serta pengolahan limbah menjadi pupuk kompos. Masyarakat juga dilibatkan dalam mengembangkan usaha hortikultura, perikanan, budidaya bebek, dan diversifikasi produk seperti keripik, telur asin, beras, dan makanan pendamping air susu ibu (MPASI).

Berita terkait