Pertamina Peduli Salurkan Bantuan Kepada 1.000 Warga Pascagempa di NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada sekitar 1.000 warga terdampat gempa di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Bantuan disalurkan pada 18-19 Agustus 2026 di Dusun Goloconggo dan Dusun Golosita, Kecamatan Reok. Bantuan meliputi kebutuhan pokok seperti beras 340 kilogram, air mineral 90 dus, mie instan 30 dus, roti 300 pcs, paket sembako, perlengkapan bayi, serta perlengkapan kebersihan dan kesehatan. Selain itu, perusahaan juga menyalurkan Pertamina Dex sebanyak 1 kiloliter untuk mendukung operasional tanggap darurat. Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora menyatakan bantuan ini sebagai wujud komitmen perusahaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Menurutnya, melalui penyaluran bantuan logistik, kebutuhan energi, dan pembangunan tenda darurat, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan mendukung proses pemulihan pascabencana. Tenda darurat juga disediakan sebagai tempat berlindung sementara bagi warga yang rumahnya terdampak gempa, memberikan rasa aman dan kenyamanan selama masa pemulihan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 20.19
Pascagempa Flores, Pertamina Salurkan Logistik dan Dukungan Energi ke Manggarai
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 18.00
Karang Taruna Nasional Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.03
TASPEN Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Gempa di NTT
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 18.45
Lanjutkan Peninjauan, Mendagri Sampaikan Bantuan Duka di Desa Waekokak
Berita terkait
Pertamina Ulurkan Tangan, Basuh Duka Warga Terdampak Gempa NTT
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 18.15
HUT ke-81 RI, Dirut Pertamina Pimpin Aksi Kemanusiaan Gempa di NTT
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 23.04
Armada Mobil Tangki terus Ditambah untuk Percepat Suplai BBM di Flores
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 21.48
Respons Cepat Pertamina di NTT Dinilai Layak Diapresiasi
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 20.12