Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pertamina Siagakan Pasokan Avtur di Bandara Komodo Pascagempa NTT

Pasca gempa bumi M 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026, PT Pertamina Patra Niaga segera menyiagakan pasokan avtur untuk menjaga operasional Bandara Komodo di Labuan Bajo tetap berjalan. Gempa tersebut menyebabkan gangguan pada jalur distribusi avtur dari Fuel Terminal Reo dan jalur alternatif dari Fuel Terminal Ende menuju Aviation Fuel Terminal (AFT) Komodo. Untuk mengatasi hal ini, Pertamina mengaktifkan pola penyaluran darurat dari Integrated Terminal Bima menggunakan mobil tangki atau bridger avtur melalui jalur laut. Proses ini memakan waktu lebih lama dibandingkan kondisi normal, namun menjadi solusi krusial untuk menjaga ketahanan stok energi di bandara. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan prioritas utama perusahaan adalah menjaga konektivitas udara agar tidak terputus, terutama untuk mendukung mobilisasi bantuan dan logistik. Selain suplai dari Bima, Pertamina juga memperkuat sinergi dengan BNPB dan Basarnas untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan avtur bagi pesawat pengangkut bantuan. Optimalisasi pasokan juga dilakukan melalui penambahan volume pengisian avtur di bandara keberangkatan dan penggunaan bandara alternatif di Lombok, Kupang, dan Denpasar. Hingga kini, Pertamina terus memantau stok avtur di Labuan Bajo dan bandara penyangga, menyesuaikan distribusi secara dinamis hingga jalur utama pulih sepenuhnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait