Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau Jadi Sumber Pertumbuhan Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina (Persero) mengembangkan bisnis energi rendah karbon sebagai sumber pertumbuhan baru menuju Indonesia Emas 2045. Senior Vice President Business Sustainability Pertamina, Wenny Ipmawan, menyatakan strategi pertumbuhan berjalan beriringan antara pengembangan energi hijau dan penjagaan ketersediaan energi. Perusahaan mengurangi emisi operasional sambil mengembangkan peluang bisnis seperti biofuel, panas bumi, listrik energi bersih, pengolahan sampah menjadi energi, dan hidrogen hijau. Transisi energi dilakukan secara bertahap dengan memilih teknologi sesuai kebutuhan masing-masing kegiatan, termasuk tenaga surya, penyimpanan energi dengan baterai, serta penangkapan dan penyimpanan karbon. Program dekarbonisasi Pertamina Group mencatat pengurangan emisi sebesar 118% dari target RKAP 2026. Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan pengembangan bisnis rendah karbon sebagai bagian dari persiapan masa depan energi nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 30 September 2026 pukul 11.30
Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 10.55
Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru
JawaPos · 30 September 2026 pukul 18.22
Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru
kumparan · 30 September 2026 pukul 12.34
Pertamina Siapkan Bisnis Energi Rendah Karbon sebagai Sumber Pertumbuhan Baru
Berita terkait
Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau Jadi Sumber Pertumbuhan Baru
Detik.com · 30 September 2026 pukul 12.24
Bidik Sumber Pertumbuhan Baru, Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 09.01
Semester 1 2026, Dekarbonisasi Pertamina Capai 118%, Di Atas Target Pengurangan Emisi Tahunan
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 13.58
Lampaui Target Tahunan, Dekarbonisasi Pertamina Capai 118% di S1/2026
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 12.10