Pertanahan Jadi Aduan Terbanyak ke Ombudsman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328233/original/087317300_1787147067-IMG_3211.jpg)
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan bahwa isu pertanahan dan agraria menjadi aduan terbanyak yang diterima Ombudsman RI. AHY menjelaskan bahwa persoalan sektoral ini sering berujung pada konflik yang berkepanjangan melibatkan banyak pihak. Ia juga menyatakan bahwa isu ini membutuhkan respons cepat dan tuntas dari pemerintah di berbagai tingkat wilayah. Selain itu, dalam pertemuan dengan Ombudsman RI, pihaknya membahas isu pelayanan publik di sektor perhubungan, termasuk keselamatan kereta api pasca-kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur. AHY menyebutkan bahwa pemerintah terus mengupayakan keamanan di sekitar 1.400 perlintasan sebidang dengan pembangunan palang otomatis dan pos pengaman 24 jam. Pertemuan ini juga membahas rehabilitasi pascabencana di tiga provinsi di Sumatera. AHY menekankan bahwa masukan dari Ombudsman akan digunakan untuk meningkatkan koordinasi dan kualitas pelayanan publik di lima kementerian teknis yang berada di bawah koordinasinya.
Wakil Ketua Ombudsman RI Rahmadi Indra Tektona menyambut baik inisiatif kolaborasi ini dan menyatakan bahwa pertemuan tersebut merupakan langkah awal yang penting. Rahmadi menyampaikan harapannya agar kedua belah pihak dapat memperkuat kerja sama demi peningkatan kualitas pelayanan publik dan pencegahan maladministrasi di berbagai sektor infrastruktur.
Kelima kementerian yang dikoordinasikan oleh Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan meliputi Kementerian ATR/BPN, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Transmigrasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.15
Warga RI Banyak Ngadu Soal Pertanahan-Kereta Api, Ini Respons AHY
Berita terkait
Bukan Lagi 'Hanya Allah yang Tahu', Ukur Tanah ATR/BPN Kini Cuma 0-1 Hari
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 18.15
Akses Jalan Kantor Pemerintahan Terpadu Bogor Mulai Dibangun, Hubungkan Tiga Wilayah
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 19.00
Nusron Pasang Aturan Baru di BPN, Pelanggar SOP Bisa Dipecat
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 14.30
Ombudsman Minta OPD DKI Gercep Respons Keluhan Warga: Jangan Keduluan Gubernur
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 13.06