Pertanian Hidroganik, Jurus Jitu Ketahanan Pangan dan Urban Farming di Palu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313889/original/050967100_1785721725-watermarked_img_8211827384851360367.jpg)
Pemerintah Kota Palu mengembangkan sistem pertanian hidroganik sebagai bagian dari kebijakan urban farming untuk meningkatkan produktivitas pertanian di lahan sempit. Sistem ini menggabungkan tanaman bermedia tanah-bogorai dengan kolam ikan, di mana nutrisi disuplai secara alami melalui metabolisme ikan, sehingga mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Sistem ini fleksibel diterapkan untuk berbagai komoditas seperti sayuran daun, cabai, tomat, bawang, bahkan padi.
Pada tahap awal, Pemkot Palu menyebar 3.000 ekor benih lele dan 1.000 ekor benih nila di dua unit instalasi, sambil memulai penanaman bawang merah dan varietas khas Lembah Palu. Untuk mendukung keberhasilan program ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu menggelar pelatihan bagi 40 peserta dari kalangan petani, Kelompok Wanita Tani (KWT), dasawisma, dan penyuluh pertanian. Pelatihan dilaksanakan oleh ahli dari Bengkel Mimpi, Kabupaten Malang, yang melatih peserta tidak hanya pada budidaya hidroganik tetapi juga pembuatan kompos dari sampah organik rumah tangga.
Lukman, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu, menyatakan bahwa keterampilan ini akan diterapkan dalam Program Kelurahan Menanam untuk pengelolaan sampah organik di tingkat masyarakat. Diharapkan, penerapan hidroganik ini dapat memperkuat ketahanan pangan lokal, menyediakan pangan sehat, dan menciptakan kawasan perkotaan yang produktif serta ramah lingkungan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 7 Agustus 2026 pukul 10.58
Perkuat ketahanan pangan, Pemkot Jaktim panen 10 ton padi
Berita terkait
PT Palma Pertiwi Makmur Bantah Isu Terima APBN untuk Ketahanan Pangan
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 03.50
Kemhan Pastikan Kapal Pesiar Swasta Pinjaman, Tanpa Biaya Sewa
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 22.30
Menjelang HUT ke-81 RI, Indonesia Teken MoU Ekspor Beras ke Malaysia
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 22.25
Pasutri dan Anak 2 Tahun di Palu Tewas Dibunuh, Pelaku Diduga Teman Suami
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 18.17