PERURI Dorong Transformasi Digital Pengadaan Pemerintah yang Aman dan Terintegrasi melalui GPFE 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PERURI menyelenggarakan partisipasi strategis dalam 11th Government Procurement Forum & Expo (GPFE) 2026 yang diselenggarakan di JEC Yogyakarta pada 5-7 Agustus 2026. Acara ini dikemas bersama berbagai pemerintah seperti LKPP, Kementerian Perindustrian, Kementerian Kesehatan, dan BPKP. Tujuannya memajukan ekosistem pengadaan pemerintah yang transparan, adaptif, dan efisien melalui pemanfaatan teknologi digital. Dalam forum, PERURI memperkenalkan solusi digital dan berbagi panduan transformasi pemerintahan yang aman serta terintegrasi. Pendekatan dimulai dari pemahaman kebutuhan pengguna, proses bisnis, dan karakteristik layanan publik. Transformasi ini selaras dengan mandat PERURI sebagai GovTech Indonesia dalam implementasi SPBE, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital. Melalui ekosistem layanan digital yang dikembangkan, masyarakat dapat mengakses layanan publik berbasis identitas digital serta pengelolaan dokumen yang terintegrasi. Fiandy Fathoni, Head of Marketing and Performance Insight Departement PERURI, menekankan pentingnya transformasi berbasis kebutuhan yang jelas untuk memperkuat kepercayaan publik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 17.56
Dorong Digitalisasi Pengadaan Pemerintah yang Aman dan Terintegrasi melalui GPFE 2026
Berita terkait
Pemerintahan Digital: Membangun Negara yang Bekerja sebagai Satu Sistem
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 19.35
Luhut Bertemu Menlu Tiongkok Wang Yi, Bahas Kerja Sama AI hingga Pengentasan Kemiskinan
JawaPos · 23 Agustus 2026 pukul 10.01
Gus Yahya Tegaskan Komitmen Transformasi Tata Kelola PBNU Berbasis Digital
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 21.04
Lebarkan Sayap, TRIPA Jalin Kolaborasi Strategis dengan Perbankan dan Koperasi
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 11.13