Perusahaan Raksasa Barat Berpeluang Kembali Rebut Aset Miliaran Dolar di Rusia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan siap mengembalikan aset perusahaan Barat yang telah disita, namun hanya dalam kondisi 'skenario menguntungkan' bagi kedua belah pihak. Pernyataan ini disampaikan Putin dalam forum Valdai Discussion Club pada 1 Oktober. Rusia sebelumnya menempatkan belasan korporasi multinasional Eropa di bawah administrasi eksternal, tindakan yang dikecam sebagai nasionalisasi sepihak. Putin membantah dan menyebut tindakan ini sebagai bentuk balasan yang seimbang terhadap sanksi yang diterapkan negara-negara Barat terhadap perusahaan Rusia. Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah perusahaan besar milik Rusia di Jerman pernah disita oleh pihak Eropa. Pengembalian aset akan bergantung pada kemajuan diplomasi dan keputusan politik yang dapat menciptakan kerja sama yang menguntungkan semua pihak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 05.42
NATO Gelar Latihan Dekat Rusia, Putin Ancam Pakai Senjata Nuklir Jika Diserang
Berita terkait
Putin Warning NATO Eropa: Rusia Gunakan Semua Jenis Senjata Jika Kaliningrad Diserang
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 07.24
Putin Warning Dunia, Sebut Nuklir Bisa Dikerahkan Jika...
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 07.00
Titah Putin Agar Pasukan Militer Rusia Ditambah
Detik.com · 29 September 2026 pukul 22.12
Keempat Kalinya dalam Setahun, Putin Minta Jumlah Pasukan Militer Ditambah
Detik.com · 29 September 2026 pukul 14.19