Pesawat Terbesar Dunia Jadi Mimpi Buruk, A380 Emirates Terjebak 17 Jam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penerbangan Emirates EK302 dari Dubai ke Shanghai pada 22 Juli 2026 dialihkan ke Bandara Hangzhou Xiaoshan karena cuaca buruk dan badai petir. Pesawat Airbus A380 tersebut membawa 373 penumpang. Awalnya, diharapkan bisa kembali ke Shanghai, tetapi penantian berlangsung terlalu lama akibat penundaan proses imigrasi di Hangzhou.
Selama 17 jam terjebak, beberapa masalah terjadi. Batas waktu kerja awak pesawat sekitar 14 jam terlampaui, sehingga Emirates harus mendatangkan kru pengganti dari Shanghai, yang terhambat hujan deras. Sistem pendingin udara pesawat mengalami gangguan pada dini hari, menyebabkan suhu kabin naik dan penumpang panik, hingga petugas keamanan dan ambulans dipanggil.
Setelah pemeriksaan teknis menemukan masalah lain, penumpang akhirnya turun dari pesawat pada 24 Juli dan mendapatkan kamar hotel serta transportasi ke Shanghai. Emirates menyampaikan permintaan maaf, menjelaskan penundaan akibat kombinasi cuaca, pergantian kru, dan masalah teknis. Insiden ini menjadi pukulan reputasi bagi Emirates karena A380 dikenal sebagai simbol kemewahan penerbangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 14.13
Pesawat Super Jumbo Bakal Mendarat di Bandara Soetta
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 12.24
Powerbank Meledak di Pesawat Makassar-Jakarta, Batik Air Buka Suara
Berita terkait
Hanya untuk Tur Pramusim, Airbus A380 Bakal Hadir di Bandara Soetta
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 18.26
Dalam Sepekan, Dua Insiden Penerbangan Guncang India
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 13.54
Emirates A380 Mendarat Perdana di Soetta, Pertamina Isi 92.901 Liter Avtur
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 14.26
Top 3: Momen Bersejarah, Pesawat Terbesar Airbus A380 Mendarat di Soekarno-Hatta
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 06.30