Pesepeda Minta Jalur Sepeda di Jakarta Tak Dihapus: Kami Rentan Jadi Korban
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wacana penghapusan jalur sepeda di jalan protokol Jakarta menimbulkan respons beragam dari warga, terutama pesepeda. Mereka menilai jalur sepeda tetap penting untuk keselamatan, mengingat pesepeda lebih rentan saat berbagi jalan dengan kendaraan bermotor. Daniel, salah satu pesepeda, mengaku jarak 16 kilometer dari rumah ke kantor dan sering menggunakan sepeda sebagai moda transportasi sehari-hari. Ia menyoroti masih banyaknya sepeda motor yang masuk ke jalur sepeda, sehingga membutuhkan pengawasan petugas yang lebih aktif. Reza, pesepeda lain dari Cempaka Putih, mengaku tidak keberatan jika barrier dijual, namun tetap mempertanyakan ruang alternatif bagi pesepeda jika jalur dihapus. Kiki Muharram, warga pengguna mobil, juga menolak penghapusan jalur sepeda dan mendorong solusi lain untuk mengatasi kemacetan, seperti sistem park and ride di sekitar stasiun kereta.
Bagikan
- jalur sepeda jakarta
- keselamatan pesepeda
- penghapusan jalur sepeda
- lalu lintas jakarta
- gubernur pramono anung
Berita terkait
Dirawat atau Dihancurkan, Warisan Anies Baswedan Ini Ada di Ujung Pena Pramono Anung
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 01.02
2 Insiden Tertemper KRL Commuter Line Picu Keterlambatan Kereta Bogor dan Tangerang
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 08.42
Demo Mahasiswa UI Dekat Bundaran HI Selesai, Arus Lalu Lintas Kembali Normal
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 21.20
Polisi Amankan Senjata Tajam Saat Demo Mahasiswa di Jakarta
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.10