Peserta Karnaval di Pekalongan Minta Maaf Kurang Literasi soal Satanik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Panitia dan peserta Simbang Kulon Night Carnaval (SKNC) 2026 di Pekalongan meminta maaf atas aksi teatrikal yang dianggap mengandung ritual satanik. Acara yang berlangsung pada 10 September 2026 ini merupakan bagian dari rangkaian khitanan massal ke-61 oleh Pengurus NU Simbang Kulon.
Tim Simone, selaku pencetus ide kostum dan aksi tersebut, mengaku menyesal dan mengakui kurangnya literasi mengenai referensi yang digunakan. Mereka menegaskan tidak ada maksud untuk menampilkan ritual tertentu dan memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 14 September 2026 pukul 16.23
Tim Kreatif Parade Tema Satanis di Karnaval Pekalongan Minta Maaf
kumparan · 14 September 2026 pukul 12.20
Kronologi Peserta Karnaval Berbau Satanis di Pekalongan Meninggal Usai Tampil
kumparan · 14 September 2026 pukul 12.18
Panitia Parade di Pekalongan: Kami Tak Tahu Itu Satanis, Tujuannya Hibur Warga
kumparan · 13 September 2026 pukul 22.40
Heboh Parade di Pekalongan: Ada Tema Satanis, Peserta Meninggal Kelelahan
Berita terkait
Ini Tujuan Peserta Karnaval Sembelih Kambing yang Viral Mirip Ritual Satanik
Detik.com · 14 September 2026 pukul 16.36
Diduga Ada Ritual Satanik, Karnaval di Pekalongan Tuai Sorotan
Detik.com · 14 September 2026 pukul 14.30
Perpustakaan Hadapi Tantangan Zaman, Waka MPR Dorong Kolaborasi
Detik.com · 14 September 2026 pukul 17.56
Panitia dan Peserta Minta Maaf Usai Viral Parade Satanik di Pekalongan
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 17.43