Piala AFF 2026 Kini ada di TV dan YouTube, KPI Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Media dan Etika Penyiaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pertandingan Piala AFF 2026 yang melibatkan Timnas Indonesia kini dapat disaksikan melalui dua platform sekaligus: televisi dan YouTube. Hal ini merupakan fenomena baru dalam penyiaran turnamen sepakbola bergengsi di Asia Tenggara tersebut, yang sebelumnya hanya tersedia di saluran TV pemegang hak siar atau platform streaming berbayar/ilegal. Komisioner KPI Pusat, Tulus Santoso, menyambut baik perubahan ini karena memberikan alternatif kepada masyarakat. Penyiaran melalui TV free to air menjamin akses gratis bagi penonton di daerah terpencil, sementara YouTube memfasilitasi kebutuhan generasi muda dan penonton mobile. Namun, Tulus Santoso juga mengingatkan pentingnya menjaga etika penyiaran. Tayangan di platform digital cenderung dibawakan dengan gaya lebih santai, padahal ketika menayangkan pertandingan yang membawa nama negara, nilai-nilai kesantunan, etika, dan nasionalisme harus tetap dijaga dengan baik.
Bagikan
Berita terkait
YouTube Naikkan Syarat Monetisasi, Kreator Shorts Harus Raih 20 Juta Views
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 10.57
YouTube Melipatgandakan Syarat Monetisasi Menjadi 8.000 Jam Tayang
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 10.29
YouTube Setop Bayar YouTuber Ini, Cari Duit dari Konten Makin Susah
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 07.40
Syarat Monetisasi Kreator YouTube Makin Berat, Cek Daftarnya
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 13.05