Pidato Prabowo di KTT BRICS, RI Hadapi Cuaca Ekstrem-Gunung Api Aktif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di KTT BRICS 2026 di New Delhi menyampaikan bahwa Indonesia menghadapi sejumlah kerentanan geografis akibat statusnya sebagai negara kepulauan di Cincin Api Pasifik, termasuk aktivitas gunung berapi, cuaca ekstrem, dan kenaikan permukaan laut. Menurutnya, tantangan-tantangan ini dapat diubah menjadi peluang untuk membangun 'abad hijau' dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya alam Indonesia seperti hutan, mineral kritis, tanah jarang, dan sumber daya terbarukan. Prabowo menekankan pentingnya kolaborasi antar-negara BRICS dan Global South dalam menghadapi perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan, mengingat negara-negara BRICS secara kolektif menguasai sebagian besar sumber daya mineral kritis dan energi dunia yang diperlukan untuk transisi energi global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 17.15
Presiden Prabowo Sebut BRICS Punya Modal Bangun Abad Hijau
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 12.20
Prabowo Pamer Indonesia Tak Lagi Jadi Negara Pengimpor Pangan di KTT BRICS India
Detik.com · 13 September 2026 pukul 15.46
Prabowo Gaungkan Abad Hijau di KTT BRICS, Apa Maksudnya?
Detik.com · 13 September 2026 pukul 11.46
Di KTT BRICS, Prabowo Bicara Beri Makan Rakyat Cara Bangun Bangsa Mandiri
Berita terkait
Prabowo Bawa Spirit Bandung ke KTT BRICS, Serukan Persatuan Negara Global South
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 22.54
Prabowo Bawa Agenda Ekonomi dan Perdagangan ke KTT BRICS
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 20.24
Presiden Prabowo Disambut Hangat Mahasiswa dan Diaspora Indonesia saat Tiba di New Delhi
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 14.52
Tiba di India, Prabowo Disambut Hangat Diaspora dan Mahasiswa Indonesia
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 10.55