Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Pimpin Rapat Kabinet, Mohammed bin Salman Tegaskan Pertahanan Saudi Harga Mati

Dalam rapat Kabinet yang dipimpin oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman pada Selasa (15/9), pemerintah Arab Saudi menegaskan komitmennya untuk mempertahankan keamanan, keutuhan wilayah, dan kemampuan pertahanan negara sebagai prinsip tak tergoyahkan. Pernyataan resmi yang dikeluarkan melalui kantor berita SPA mengecam keras serangan milisi Houthi terhadap warga sipil dan objek vital di wilayah kerajaan. Pemerintah Saudi juga menegaskan haknya secara sah untuk membela diri dan melindupi kedaulatan, warga negara, serta fasilitas vital sesuai Piagam PBB dan hukum internasional.

Serangan udara yang dilancarkan kelompok Houthi di Yaman kini semakin intensif, dengan sasaran terbaru meliputi kawasan Khamis Mushait, Abha, dan Taif. Akibat serangan tersebut, 13 warga sipil dilaporkan mengalami luka-luka. Situasi keamanan semakin tegang setelah Houthi memperluas kontrol teritorialnya di sepanjang pesisir Laut Merah Yaman, termasuk menduduki Pulau Mayyun yang strategis di Selat Bab El-Mandab.

Konflik di Yaman telah berlangsung sejak September 2014 ketika Houthi merebut ibu kota Sanaa. Intervensi militer koalisi Arab pimpinan Arab Saudi dilancarkan pada Maret 2015 untuk memulihkan pemerintahan yang diakui secara internasional. Pernyataan keras pemerintah Saudi ini muncul di tengah eskalasi konflik yang semakin membahayakan stabilitas kawasan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait