PM Australia Dikecam Gegara Lelucon Soal Melon dari PM Jepang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menghadapi kecaman atas leluconnya mengenai hadiah melon dari Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi. Lelucon tersebut disampaikan dalam wawancara dengan podcast "Bush Deep", di mana Albanese menyebut hadiah melon "aneh" dan membuat komentar yang dianggap menghina. Di Jepang, melon premium bernilai tinggi, dengan harga bisa melebihi AUS$270 atau sekitar Rp 3,3 juta. Kontroversi ini memicu kemarahan politik, dengan oposisi mendesak permintaan maaf.
Sebelumnya, Albanese juga dikritik atas komentar lain dalam wawancara yang sama, yaitu keinginan untuk "bercinta" dengan penyanyi Kylie Minogue. Terkait lelucon melon, ketika ditanya di gedung parlemen pada 11 Agustus 2026, Albanese menolak meminta maaf, menegaskan bahwa PM Takaichi adalah sahabat. Menteri Luar Negeri Penny Wong membela Albanese, menyatakan komentarnya tidak dimaksudkan sebagai penghinaan, merujuk pada kritik oposisi. Meskipun demikian, insini menjadi sorotan publik.
Bagikan
Berita terkait
Di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Ketahanan Nasional Jadi Fondasi Ketahanan Global
kumparan · 27 September 2026 pukul 08.00
Gencatan Perang Dagang Usai Trump dan Xi Jinping Tatap Muka
Detik.com · 27 September 2026 pukul 07.25
Indonesia soroti kisah sukses ASEAN eratkan kemitraan di Asia Tenggara
ANTARA News · 27 September 2026 pukul 06.27
Di Sidang Umum, Menlu Tegaskan RI Nyalon Anggota Dewan Keamanan PBB 2029-2030
kumparan · 27 September 2026 pukul 06.15