Polda Sumsel Dukung Pendidikan Inklusif Lewat Bhayangkari Peduli
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polda Sumatera Selatan melalui Pengurus Bhayangkari Daerah mengadakan Bakti Sosial Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74 di SLB Negeri Kota Pagar Alam. Kegiatan ini bertujuan mendukung pendidikan inklusif dan pemenuhan hak penyandang disabilitas dengan menyalurkan bantuan sosial serta dokumen administrasi seperti Kartu Identitas Anak dan Kartu Tanda Penduduk kepada siswa. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pelayanan publik yang inklusif dan setara bagi semua masyarakat.
Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan, Eka Sandi Nugroho, menekankan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki hak dan potensi yang sama untuk berkembang. Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, menjelaskan kegiatan ini sebagai implementasi Polri Presisi yang memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, termasuk kelompok rentan. Percepatan penerbitan dokumen kependudukan diharapkan membantu akses pendidikan lanjutan dan program bantuan sosial.
Kegiatan juga diisi penampilan seni oleh siswa SLB, seperti tari tradisional dan puisi, untuk menampilkan potensi mereka. Peringatan HKGB ke-74 ini menjadi momentum memperkuat program sosial melalui kolaborasi dengan Bhayangkari, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Selatan.
Bagikan
Berita terkait
Dosen Bukan Satu-satunya Kunci Pendidikan Inklusif Kampus
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 06.45
Rektor Yarsi Soroti Belum Jelasnya Standar Kampus Ramah Disabilitas
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 05.42
Polda Sumsel Gelar Bakti Sosial & Layanan Kesehatan bagi Warga Banyuasin
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.47
Kemenkum Bali Gelar Bakti Sosial dan Dorong Inklusi Bagi Penyandang Disabilitas
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 16.24