Polemik Rektor UIN Sunan Ampel Ganggu Perkuliahan, Ini Respons Menag
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4939050/original/007677000_1725724653-WhatsApp_Image_2024-09-07_at_22.51.08.jpeg)
Polemik pergantian rektor UIN Sunan Ampel Surabaya semakin memicu gangguan akademik bagi para mahasiswanya. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa sejumlah perkuliahan terpaksa dilaksanakan secara daring menggunakan platform Zoom, sementara kantor kampus masih ditutup sehingga banyak aktivitas lain tidak dapat berjalan. Menurutnya, situasi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut dan mempengaruhi proses belajar mengajar serta stabilitas institusi.
Nasaruddin menegaskan bahwa Kementerian Agama telah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dan siap bertindak sebagai penengah untuk menemukan solusi atas perselisihan tersebut. Ia menyatakan kaget dengan reaksi yang muncul di kalangan pihak kampus, mengingat mekanisme dan aturan yang digunakan serupa dengan pergantian rektor di PTKN lain. Namun, respons yang ditunjukkan berbeda, sehingga pemerintah mulai menelusuri kemungkinan adanya penyimpangan prosedur dalam proses tersebut.
Pemerintah masih memberikan ruang bagi kampus untuk menyelesaikan isu secara internal. Namun, Nasaruddin menegaskan komitmennya agar polemik ini tidak terus-menerus mengorbankan kepentingan mahasiswa dan institusi secara keseluruhan.
Bagikan
Berita terkait
Kalimantan Timur Juara Umum MTQ Nasional XXXI di Semarang
JawaPos · 20 September 2026 pukul 10.00
Raih 288 Poin, Kalimantan Timur Jadi Juara Umum MTQ Nasional XXXI 2026
Detik.com · 20 September 2026 pukul 09.00
Geger Mantan Menteri Diam-Diam Jualan Beras di Glodok, Keluarga Kaget
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 06.30
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Wamendiktisaintek: Kampus Diimbau Belajar Daring
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 18.29