Polisi Bantah Terduga Pelaku Bully Siswa SD di Pemalang Kabur: Senin Diperiksa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polisi menyatakan tidak benar informasi yang beredar di media sosial mengenai terduga pelaku pembully siswa SD di Pemalang yang kabur ke Surabaya. Kasat Reskrim Polres Pemalang, AKP M. Faizal Wildan Umar, memastikan bahwa seluruh saksi dan terduga pelaku masih berada di Pemalang. Ia menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap para saksi dan tersangka dijadwalkan dilaksanakan pada Senin (5/10) ke depan. Dalam kasus ini, seorang siswa SD bernama Muhammad Hasbi Al Aqib (7) meninggal dunia akibat diduga dirundung oleh kakak kelasnya. Korban masuk rumah sakit pada Kamis (17/9) setelah mengalami sakit perut, muntah berat, hingga BAB berdarah. Selama perawatan selama sembilan hari, Aqib mengaku pernah dipukul oleh tiga kakak kelasnya yang duduk di kelas 5 dan 6. Setelah dirawat di rumah sakit selama sekitar sembilan hari, Aqib meninggal pada Rabu (30/9). Polisi mas masih mendalami kasus ini termasuk mengungkapkan motif yang diduga terkait dengan uang senilai Rp 5 ribu. Wildan menyatakan bahwa hasil penyelidikan akan dirilis secara resmi setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 13.11
Bocah SD di Pemalang Tewas Di-bully Kakak Kelas, Rekan-Pihak Sekolah Diperiksa
Berita terkait
Kasus Siswa SD di Pemalang Tewas Diduga Dibully, Polisi: Tak Ada CCTV
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 12.36
Polisi Periksa 6 Saksi di Kasus Bullying Pemalang
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 10.08
Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Meninggal Dunia Diduga Dibully, Polisi Selidiki
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 22.58
Siswa SMPN Pemalang Tewas Usai Di-bully Berulang Kali, Kakak Kelas Jadi ABH
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.30