Polisi Usut Dugaan Bullying Siswa SMP ICM oleh Senior
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polisi Tangsel mengusut dugaan bullying di SMP Insan Cendikia Madani (ICM) yang terjadi pada 26 Agustus 2026 saat kegiatan pramuka. Korban kelas 2 SMP mengalami luka robek telinga, robek tangan, dan kejangkal setelah ditindih kakak kelasnya dengan dasi pramuka. Ditemukan luka terbuka di kuping korban akibat ring kacu pramuka. Ayah korban mengaku tidak hadir dalam proses mediasi sekolah karena orang tua pelaku hanya diwakili paman. Pelaku diduga melibatkan anak wakil menteri yang belum pernah meminta maaf secara langsung. Korban direkomendasikan tidak bekerja keras dan akhirnya dipisahkan dari sekolah pada 8 September 2026. ICM menyatakan akan menghargai proses hukum dan telah membentuk tim khusus penanganan kekerasan di sekolah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 28 September 2026 pukul 22.08
Alexandria Islamic School Bekasi Bantah Ada Bullying: Siswa Berkelahi Spontan
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 15.44
Wamen Dahnil Bantah Isu Bullying Libatkan Anaknya di Sekolah
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 15.32
Wamenhaj Buka Suara soal Isu Anaknya Terlibat Bullying
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 18.00
Anggota Satpol PP Diduga Hentikan Ambulans Tak Disanksi, Disebut Salah Paham
Berita terkait
Usut Kasus Dugaan Bullying di Sekolah Bekasi, Polisi Visum Korban & Cek TKP
kumparan · 26 September 2026 pukul 17.43
Polisi Akan Periksa Korban hingga Saksi Terkait Kasus Bully di Sekolah di Bekasi
kumparan · 25 September 2026 pukul 13.42
Bobol Sekolah di Surabaya, Pelaku Tepergok Bersembunyi di Atas Pohon
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 19.47
Ramai Kasus Bullying Diduga Libatkan Anak Wamen, ICM Buka Suara
Detik.com · 28 September 2026 pukul 18.46