Polri Kirim 137 Personel dan Dukungan Logistik, Perkuat Penanganan Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polri menurunkan 137 personel dan dukungan logistik ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menanggapi gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 yang terjadi pada Sabtu (15/8) pagi. Penyerahan dilakukan kurang dari 24 jam pasca gempa, dengan 137 personel diterbangkan dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 22.00 WIB malam harinya. Personel terdiri dari 101 personel SAR Brimob, 14 personel DVI dan Dokkes, 9 personel Humas, 3 personel Slog, dan 10 personel Propam. Pasukan SAR Brimob membawa peralatan pencarian dan pertolongan, didukung tim K9 untuk lokasi bangunan runtuh. Dokkes dan DVI disiapkan untuk pelayanan kesehatan dan identifikasi korban. Polri juga mengirimkan 10 tenda peleton, 10 unit Wi-Fi portabel, One-Tekka, dan 240 dus makanan cepat saji via pesawat CN-295 dari Pondok Cabe. Koordinasi dilakukan bersama TNI, Basarnas, BPBD, dan pemerintah daerah. Data korban dan kerusakan masih dinamis karena kendala komunikasi di Flores; data terverifikasi akan diumumkan lewat Media Center Terpadu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 22.18
Personel dari 3 Polda Bergerak Bantu Tangani Dampak Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di NTT
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 10.46
Tidak Ada Gangguan Layanan Navigasi di Bandara NTT Pascagempa
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 09.33
Gempa NTT, Polri Buka Akses 3 Wilayah yang Sempat Terisolasi
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 19.00
Gempa NTT, BNPB Aktifkan Posko dan Fokus Evakuasi Korban yang Terjebak
Berita terkait
Kisah Ahmad, Bawa Keluarga Lari ke Bukit saat Air Laut Surut Usai Gempa 7,7 M
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 18.50
Polri Pasang Wi-Fi Portable & Terbangkan Tim Trauma Healing ke Lokasi Gempa NTT
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 12.20
Polri Kirim 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa di NTT
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 11.54
Basarnas: Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 51 Orang
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 10.39