Polri Perkuat Penanganan Dampak Gempa NTT, Terjunkan SAR Brimob-Tim DVI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polri memperkuat penanganan darurat pasca-gempa magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Mabes Polri mengerahkan personel SAR Brimob, tim dokter spesialis, unit Disaster Victim Identification (DVI), serta anjing pelacak (K9) untuk proses pencarian dan evakuasi. Koordinasi intensif dilakukan antara Mabes Polri dan Polda NTT, sementara dukungan teknologi berupa 10 unit Wifi Portable Wontech juga dikirim untuk mengatasi gangguan sinyal di lokasi bencana. Bantuan logistik termasuk 10 set tenda pleton dan 240 dus makanan cepat saji siap distribusi. Kapal dan pesawat CN-295 Polri juga disiapkan untuk mobilisasi bantuan dari Polda NTB, Bali, dan Jawa Timur.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 22.18
Personel dari 3 Polda Bergerak Bantu Tangani Dampak Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di NTT
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 16.43
BNPB Update Korban Gempa NTT: 68 Orang Meninggal Dunia, 213 Luka
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.16
DPR Tinjau Dampak Gempa NTT, Pastikan Penanganan Korban Berjalan Cepat
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.05
Pemerintah Diminta Percepat Pemulihan Pemukiman Korban Gempa NTT
Berita terkait
Update Gempa NTT: 68 Orang Meninggal Dunia dan Ribuan Rumah Rusak
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 05.25
Ribuan Bangunan Rusak Akibat Gempa NTT, Terbanyak di Kabupaten Ngada
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 00.40
Pemerintah Pastikan Dampak Gempa NTT Masih Bisa Ditangani Sendiri
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 22.20
Update Gempa NTT: 4.541 Rumah Terdampak
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 20.52