Polri tegaskan pemilik sertifikat Pramuka Garuda tetap harus ikut tes
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa kepemilikan sertifikat Pramuka Garuda tidak menjamin penerimaan otomatis sebagai anggota Polri. Pemilik sertifikat tersebut tetap harus mengikuti proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku. Sertifikat atau piagam prestasi, baik nasional maupun internasional, hanya dapat dijadikan dokumen pendukung dalam proses penerimaan. Setiap peserta wajib memenuhi persyaratan dan melalui seluruh tahapan seleksi yang telah ditetapkan, sesuai Peraturan Polri Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penerimaan Anggota Polri. Kapitlek Polri, Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir menyatakan komitmen instansi untuk menjaga proses rekrutmen tetap objektif, transparan, akuntabel, dan berdasarkan kemampuan serta kompetensi. Proses ini selaras dengan filosofi BETAH (bersih, transparan, akuntabel, humanis) yang menjadi prinsip dalam rekrutmen Polri. Untuk memastikan integritas proses, Polri melibatkan berbagai pihak eksternal dalam pengawasan, termasuk Komisi Kepolisian Nasional (Komcolnas), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), perhimpunan psikologi, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM). Pernyataan ini muncul sebagai respons atas pernyataan sebelumnya dari Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Budi Waseso (Buwas) yang menyatakan sertifikat Pramuka Garuda dapat digunakan sebagai syarat pendaftaran ke TNI/Polri tanpa perlu tes. Polri menegaskan bahwa tidak ada kuota khusus atau mekanisme penerimaan yang menghindari proses seleksi bagi siapa pun pesertanya.", "tags": ["polri", "pramuka garuda", "seleksi", "rekrutmen", "sertifikat"]}</arg_value></tool_call>
Bagikan
Berita terkait
Cuaca Hari Ini, Sejumlah Kota Berpotensi Hujan, Ada yang Lebat
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 05.18
Serangan Rusia di Ukraina Tewaskan 8 Orang
kumparan · 28 September 2026 pukul 05.17
Salah Memilih Teman Bisa Jadi Petaka, Ini Adab Berteman dalam Islam
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 05.15
Bergson da Silva Bilang Rivalitas Indonesia vs Malaysia Mirip Brasil vs Argentina
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 05.05