Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Potensi Panas Bumi Indonesia Melimpah, Pemerintah Kejar 5,2 GW hingga 30 GW

Potensi panas bumi Indonesia yang menjadi terbesar di dunia belum optimal dimanfaatkan. Pemerintah mendorong percepatan pengembangan energi panas bumi untuk mendukung ketahanan energi nasional dan target transisi energi. Hal ini dibahas dalam Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), 19-21 Agustus 2026, yang sekaligus memperingati satu abad eksplorasi panas bumi pertama di Indonesia sejak Kamojang 1926.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan, kendala utama pengembangan panas bumi bukan pada ketersediaan sumber daya, tetapi pada kecepatan eksekusi proyek dan regulasi. Meski memiliki cadangan terbesar di dunia, utilisasi panas bumi Indonesia masih peringkat kedua. Pemerintah berkomitmen mendorong kemudahan perizinan dan insentif agar kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha berjalan lebih cepat.

Pemerintah juga memperluas pemanfaatan panas bumi di luar pembangkitan listrik, termasuk untuk pengeringan hasil pertanian hingga industri petrokimia. Target pengembangan kapasitas panas bumi ditetapkan mulai dari 5,2 GW hingga 30 GW untuk memaksimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait