PPPK Paruh Waktu Minta Mendagri Tito Jangan Asal Bicara, Setop Memancing Emosi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan bahwa proses peralihan Pegawai Tidak Tetap (PPPK) paruh waktu ke penuh waktu dilakukan melalui tes. Pernyataan ini menuai kritik dari Aliansi R2 R3 Indonesia, yang diwakili Ketua Umumnya Faisol Mahardika. Menurut Faisol, pernyataan Mendagri Tito tidak konsisten dengan penjelasan sebelumnya dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). KemenPANRB dan BKN berulang kali menyampaikan bahwa proses peralihan ini tidak melalui tes, melainkan hanya verifikasi data, dan dilakukan apabila ada kebutuhan atau formasi tersedia. Faisol menegaskan bahwa jika tetap melalui tes, proses tersebut lebih tepat disebut seleksi, bukan peralihan. Ia meminta agar Mendagri Tito tidak asal bicara dan tidak memancing emosi para PPPK paruh waktu. Faisol juga menyoroti perbedaan pernyataan antar-menteri dalam Kabinet Merah Putih yang dapat menimbulkan kebingungan dan kekecewaan di kalangan publik, terutama para pekerja yang sedang berjuang untuk mendapatkan status pekerjaan tetap.
Bagikan
Berita terkait
Purbaya Siapkan Rp31,1 T, Semua PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 11.30
AMP Bertemu Kepala BKN, Ada Pesan Khusus untuk Seluruh ASN PPPK
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 13.35
Suarakan Ketidakadilan Masa Kerja 0 Tahun, Forum PPPK Surati KemenPANRB, Sentil Manajemen ASN
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 19.05
5 Berita Terpopuler: Pertemuan Pimpinan Forum PPPK dan Dasco Berbuah Manis, tetapi Awas Jadi Kisruh, Artinya?
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 07.38