Prabowo Bikin Akronim 'Jas Hijau' di Muktamar NU
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan akronim 'Jas Hijau' (Jangan Sekali-kali Melupakan Jasa Ulama) dalam pembukaan Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan dengan ulama untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju. Prabowo mengacu pada peran besar ulama Nahdlatul Ulama, khususnya dalam Pertempuran Surabaya 10 November 1945. Pada 22 Oktober 1945, Hasyim Asy'ari mengeluarkan resolusi jihad yang mewajibkan umat Islam untuk mempertahankan kemerdekaan dari ancaman tentara Sekutu dan Belanda (NICA). Prabowo menyampaikan penghormatan kepada para kiai dan ulama karena peran mereka dalam perjuangan kemerdekaan, yang meski dideklarasikan di Jakarta, diuji di Surabaya. Ia juga menyorung NU sebagai organisasi dengan jiwa patriotik tinggi, tercermin dalam lagu 'Ya Lal Wathon' karya Abdul Wahab Chasbullah yang diciptakan belasan tahun sebelum proklamasi kemerdekaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 20.03
Prabowo Perkenalkan Istilah Jas Hijau di Muktamar NU: Jangan Sekali-kali Melupakan Jasa Ulama
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 19.35
Canda Prabowo Tiba-Tiba Minta Kartu Anggota NU ke Gus Yahya
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 19.13
Prabowo Bicara 'Jas Hijau': Jangan Sekali-kali Lupakan Jasa Ulama
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 18.44
Presiden Prabowo Perkenalkan Istilah Jas Hijau di Muktamar ke-35 NU
Berita terkait
Prabowo di Muktamar NU: Jas Hijau, Jangan Sekali-Sekali Lupakan Jasa Ulama
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 18.14
Prabowo Subianto Janji Perkuat NU sebagai Aset Bangsa
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 17.59
Prabowo Serukan 'Jas Hijau': Jangan Sekali-kali Lupakan Jasa Ulama
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 20.58
Prabowo Puji Sudaryono di Depan Warga NU: Anak Muda yang Jantungnya Kuat
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.44