Prabowo Buka Kans Rombak Kabinet, NasDem Merasa Tak Berhak Ikutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto membuka peluang melakukan perombakan (reshuffle) kabinet menjelang dua tahun masa pemerintahannya. Prabowo menilai periode tersebut merupakan waktu yang logis bagi para menteri untuk membuktikan kinerja mereka. Reshuffle direncanakan untuk memastikan penempatan orang yang tepat sesuai kompetensi (the right man in the right place) serta sebagai tindakan tegas jika terdapat pejabat yang bermasalah secara hukum.
Di sisi lain, Partai NasDem melalui Sekjen Hermawi Taslim menyatakan dukungan penuh kepada pemerintahan Prabowo hingga 2029. Namun, NasDem menegaskan tidak merasa berhak mengisi posisi di kabinet. Keputusan ini diambil sebagai bentuk pelajaran moral dan etika publik, karena NasDem merasa tidak berkontribusi langsung dalam proses perjuangan pilpres hingga terpilihnya Presiden Prabowo.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 20.00
Reshuffle Kabinet Prabowo Dikritik Pedas, Pengamat: Hanya Berdasarkan Kepentingan Penguasa
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 15.00
PDIP Bersedia Usung Kadernya Jadi Cawapres Prabowo, Asal...
Berita terkait
Prabowo Buka Peluang Rombak Kabinet, PKB: Yang Penting Kinerja Makin Solid
Detik.com · 18 September 2026 pukul 06.35
Purbaya Sudah Curiga Bakal Dicopot: Kansnya 50:50
Detik.com · 16 September 2026 pukul 06.57
Baru 2 Tahun Berjalan, Penggantian Purbaya Jadi Reshuffle ke-6 Prabowo
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 14.38
Lepas Jabatan Menkeu, Purbaya Mau Mancing: Sambil Ngelamun Kenapa Dipecat
kumparan · 15 September 2026 pukul 13.55