Prabowo Buka Kerja Sama Bareng Rusia: Energi Terbarukan hingga Nuklir Damai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmen Indonesia untuk memperluas kerja sama dengan Rusia di berbagai sektor strategis, termasuk energi, pangan, dan industrialisasi. Dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Prabowo menekankan bahwa kerja sama kedua negara tidak terbatas pada perdagangan biasa, melainkan mencakup transfer pengetahuan dan investasi. Di bidang energi, Indonesia tertarik mengembangkan energi terbarukan, jaringan pintar, dan tenaga nuklir damai dengan mengikuti standar keselamatan internasional. Prabowo juga menyinggung potensi kolaborasi di sektor ketahanan pangan seperti teknologi pertanian, benih unggul, mekanisasi, hingga produksi pupuk bersama. Dalam industrialisasi, ia mendorong hilirisasi komoditas untuk meningkatkan nilai tambah, serta mengundang perusahaan Rusia untuk berinvestasi di Indonesia dan memanfaatkan pasar ASEAN serta Indo-Pasifik. Pemerintah Indonesia juga terbuka untuk kerja sama di bidang antariksa, pendidikan tinggi, dan transportasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 17.04
Prabowo Ungkap Alasan Indonesia dan Rusia Cocok Kerja sama
VOI · 3 September 2026 pukul 13.35
Presiden Prabowo Sebut Forum Ekonomi Timur Memiliki Potensi Menjadi Jembatan Kerja Sama dan Konektivitas Kawasan
Berita terkait
Prabowo Siap Kerja Sama Bareng Rusia: Energi Terbarukan hingga Nuklir Damai
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.04
Prabowo Bicara Kecocokan Kerja Sama: Rusia Punya Gandum, RI Punya Kopi
Detik.com · 3 September 2026 pukul 15.25
Rekomendasi Muktamar ke-35 NU untuk Pemerintah: Soroti Isu Palestina, SDA-Kopdes
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 17.02
RI, Selandia Baru perkuat kerja sama pangan, energi terbarukan
ANTARA News · 29 Agustus 2026 pukul 12.56