Prabowo Buka Peluang Swasta Kelola Aset BUMN yang Tak Produktif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto berencana mengoptimalkan aset BUMN yang tidak produktif, seperti tanah, gedung, jaringan, dan kawasan, dengan melibatkan pihak swasta. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja dan menarik investasi nasional agar aset negara tidak terbengkalai dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar.
Kerja sama dengan swasta akan dilakukan melalui proses terbuka, kompetitif, dan akuntabel. Meskipun dikelola swasta, kepemilikan aset strategis tetap berada di tangan negara, dan modal yang dihasilkan akan digunakan kembali untuk pembangunan infrastruktur. Contoh implementasinya meliputi pengelolaan bandara yang kurang maksimal serta integrasi sektor penerbangan, hotel, dan bandara untuk meningkatkan pendapatan negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.05
Prabowo Ingin Beli Perusahaan Terbaik Dunia dari Keuntungan BUMN
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 12.00
BUMN Dirampingkan, Prabowo Targetkan Hemat Rp70 Triliun di Akhir 2026
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 08.58
Neng Eem MPR Nilai Pidato Prabowo Berikan Penegasan Arah Pembangunan RI
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 07.49
Akademisi Dukung Rencana Presiden Prabowo Beri Bintang Kehormatan untuk Pimpinan Danantara
Berita terkait
Prabowo Sebut Penghasilan Danantara dalam 1,5 Tahun Naik 400%!
Detik.com · 18 September 2026 pukul 21.49
Prabowo Sudah Tutup 290 BUMN Rugi, 700 Lagi Menyusul Hingga Akhir 2026
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 13.30
Ditanya Nasib BUMN Tekstil, Bos Danantara Bilang Sudah Ada Kesepakatan
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 18.35
Prabowo Ungkap Laba BUMN Semester I 2026, Begini Datanya
JPNN.com · 19 September 2026 pukul 14.04