Prabowo: Jangan Jadi Jenderal Salon, Sepatu dan Celana Harus Kotor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
Presiden Prabowo Subianto meminta aparat militer, khususnya panglima dan jenderal, untuk turun ke lapangan dan berani kotor demi menjaga kelestarian lingkungan. Saat menghadiri Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rakyat Rp 880 Miliar di Batang, Jawa Tengah (30/7/2026), Prabowo menegaskan para jenderal tidak boleh menjadi "jenderal salon" yang hanya ingin bersih. Prabowo menyatakan keinginannya agar Indonesia menjadi negara yang bersih, indah, dan alamnya terjaga kelestariannya. Untuk mewujudkan hal tersebut, ia meminta Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mendirikan tempat pembibitan tanaman serta menyediakan benih pohon berkualitas yang akan ditanam di seluruh kota dan kabupaten. Prabowo menegaskan bila pohon sudah banyak berkurang, maka harus ditanam ratusan juta pohon baru. Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat menjaga permukiman tetap asri dan bersih dari sampah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 09.00
Presiden Prabowo Minta Perwira Tinggi TNI Jangan Jadi Jenderal Salon
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 20.09
Prabowo Bakal Kumpulkan Kepala Daerah untuk Bahas Program Indonesia ASRI
ANTARA News · 30 Juli 2026 pukul 18.33
Presiden Prabowo targetkan persoalan sampah selesai akhir 2027
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 17.08
Prabowo Minta Aparat Ikut Gerakan Indonesia ASRI: Jangan Jadi Jenderal Salon
Berita terkait
Prabowo Senang Penghasilan Ojol Meningkat 92 Persen
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.00
Presiden Prabowo Ubah Bagi Hasil, Penghasilan Pengemudi Ojol Naik Signifikan
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.15
71.744 Sekolah Selesai Diperbaiki, Prabowo: Perbaikan Terbesar dalam Sejarah
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 12.18
Prabowo Minta 1.000 Tambang Ilegal Diusut, Penertiban Bisa Bantu Kelestarian Alam
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.45