Prabowo: Kita Harus Hati-hati, Demokrasi Bisa Dibajak dan Dibeli
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto memperingatkan risiko pembajakan demokrasi oleh kelompok berkekuatan ekonomi besar dalam HUT ke-28 PAN di Jakarta. Ia menekankan bahwa uang dapat digunakan untuk menyogok tokoh politik, aparat penegak hukum, hingga presiden, terutama jika dana tersebut diperoleh secara tidak halal.
Selain ancaman finansial, Prabowo menyoroti penggunaan media sosial, buzzer, dan robot untuk menyebarkan fitnah guna merusak masyarakat. Ia mengategorikan fenomena ini sebagai bentuk perang modern yang tidak lagi mengandalkan pengerahan pasukan fisik. Di sisi lain, Prabowo mengapresiasi loyalitas rekan politiknya serta mengklaim pemerintahannya telah memberikan dampak nyata bagi rakyat menjelang dua tahun masa jabatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 22.20
Di HUT ke-28 PAN, Prabowo: Hati-hati Demokrasi Bisa Dibajak, Bisa Dibeli
JawaPos · 18 September 2026 pukul 22.45
Seloroh Zulhas Depan Prabowo: Saya dan Bahlil Nggak Nyapres, Cak Imin Masih Pikir-pikir
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 22.20
Alasan Prabowo Lebih Suka Pidato Tanpa Teks
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 21.54
HUT ke-28 PAN, Prabowo Bicara soal Kawan Seperjuangan
Berita terkait
Pujian Prabowo untuk Demokrat: Pernah Berkuasa, Pernah Tidak, tetapi Tak Caci Maki
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 12.46
Prabowo Depan SBY: Waktu Tidak Berkuasa, Partai Demokrat Tak Caci Maki, Tak Bakar-bakar...
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 12.26
Prabowo Puji SBY dan Demokrat: Saat Tidak Berkuasa Tak Mencaci-maki
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 22.56
Respons Pidato AHY yang Dinilai Kritik Pemerintah, Prabowo: Demokrasi Butuh Koreksi
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 22.55